Minggu, 30 Juni 2013

Dunia Psikologi (6)

Self-Confidence


Definition
Self-confidence is a mental or psychological condition of a person who gives a strong confidence in him to do or perform any act. People who do not believe in themselves have a negative self-concept, lack of confidence in his ability, because it is often kept to them. Self confidence is a mental or psychological condition, which individuals can evaluate the entirety of her strong belief in giving him the ability to take action in achieving various goals in life.
People who have good self-confidence, they have positive feelings toward themselves, have strong beliefs on him and had accurate knowledge of the capabilities. People who have good self-confidence are not the only person who feels capable of (but not really afford) but is a person who knows that he can be caused by experience and calculation that he did.
Synonyms:  aplomb, inner strength, positive self-image, self-assurance

Personality traits of people with low self-confidence
When this is linked to the practice of everyday life, people who have low self-confidence or have lost confidence, tend to feel / be as below:
Do not have anything (desires, goals, targets) which fought energetically
Do not have a decision to step decisive
Easily frustrated or give up when faced with a problem or difficulty
Less motivated to go forward, laziness or half and half
Often fails to accomplish its tasks or responsibilities
Awkward in dealing with people
Can not demonstrate the ability to speak and the ability to listen to a convincing
Often have unrealistic expectations
Too perfectionist
Too sensitive

Help: low self-confindence
Counselling,  life coaching, and hypnotherapy are common therapies used to help improve self-confidence.

GarisCerdas.com | Berita Aneh Unik Lucu: Fakta Unik dan Menarik dari Korea Utara

GarisCerdas.com | Berita Aneh Unik Lucu: Fakta Unik dan Menarik dari Korea Utara: GarisCerdas.com - Fakta Unik dan Menarik dari Korea Utara .Siapa yang tak kenal dengan salah satu negara di Asia ini. Sebuah negara ...

Opoae: Fakta Menarik Tentang Negara Korea Selatan

Opoae: Fakta Menarik Tentang Negara Korea Selatan: Opoae   Orang Korea suka makan bawang putih karna dipercaya dapat menetralkan darah.. Orang korea jarang makan dengan tangan karna dianggap ...

Kamis, 27 Juni 2013

Dunia Psikologi (5)

KEKELIRUAN ORANG PINTAR


Kekeliruan Orang Pintar
 
Ada suatu bentuk sikap dan perilaku manusia yang janggal, yaitu 
apabila membuat kekeliruan dan sadar bahwa dirinya keliru, lazimnya 
enggan mengakui bahwa dirinya keliru. Salah satu penyebab keengganan 
mengaku diri keliru adalah rasa malu dianggap bodoh, padahal pada 
kenyataan orang pintar yang paling pintar pun sebenarnya tetap 
manusia biasa, yang mustahil sempurna, maka sebenarnya wajar jika 
keliru.
 
Salah seorang tokoh paling pintar di planet bumi ini adalah 
Aristoteles. Buah-pikir murid Plato ini sempat dielu-elu sebagai 
salah satu landasan peradaban dan kebudayaan intelektual dunia Barat. 
Namun, jika kita tidak terbius nama akbar, dan berani jujur meneliti 
hasil karsa dan karya pemikiran Aristoteles, terutama di bidang ilmu 
hayat dan ilmu alam, bermunculan aneka kekeliruan.
 
Misalnya filsuf Yunani kuno ini yakin pusat pikiran manusia berada di 
jantung, dan berdasar observasi ulat-ulat "mendadak" keluar dari buah-
busuk diyakini makhluk hidup bisa "mendadak" timbul tanpa lewat 
proses reproduksi pada "orang-tua". Dalam ilmu fisika, Aristoteles 
sempat ngawur menyatakan bahwa gerak benda melayang seperti anak 
panah adalah akibat gerak atmosfer, dan benda berat jatuh lebih cepat 
ketimbang benda ringan.
 
Dalam kualitas maupun kuantitas kepintaran, Leonardo da Vinci sulit 
dicari tandingannya, namun sempat juga keliru mengklaim kecepatan 
benda jatuh terus bertambah sesuai jarak kejatuhannya (yang benar = 
waktu kejatuhan). Galileo Galilei semula fanatik mendukung teori 
pertambahan kecepatan benda jatuh-nya pelukis Monalisa itu. Namun 
setelah meneliti lebih benar, terpaksa Galileo mengoreksi kekeliruan 
idolanya!
 
Orang mahapintar seperti astronom Dyonisius Lardner tidak percaya 
kapal uap mampu melintasi Samudera Atlantik, karena beban bahan bakar 
terlalu berat untuk diangkut oleh kapal itu sendiri, di samping 
kuatir kendaraan yang melaju di atas kecepatan 120 mil per jam, akan 
menyebabkan para penumpangnya mati akibat asfiksiasi (kematian karena 
kekurangan udara). Ernst Mach, yang namanya diabadikan sebagai 
istilah ukuran kecepatan suara hasil temuannya, pasti tidak bodoh, 
namun keliru menuduh teori relativitasnya Einstein, bahkan eksistensi 
atom, sekadar dogma ilmu fisika yang keliru! Sementara Thomas Alfa 
Edison menduga pesawat radio tidak mungkin merakyat.
 
Akibat prototip komputer semula memang kedodoran, pada tahun 1943, 
sang boss IBM, Thomas Watson pesimis memvonis kapasitas konsumsi 
pasar dunia maksimal lima unit komputer. Mirip Ken Olson, pimpinan 
DEC yang pada tahun 1977 masih yakin mustahil kaum awam membutuhkan 
komputer secara pribadi di rumah tangga biasa. Atau tak kurang dari 
Bill Gates, CEO Microsoft nan legendaris itu, di tahun 1981 bersabda 
bahwa daya memori 640k sudah maksimal bagi setiap pengguna komputer. 

Dunia Psikologi (4)

SAY GOOD BYE to YESTERDAY

Memang melupakan masa lalu bukanlah pekerjaan yang mudah. Namun kita 
harus menyadari bahwa masa lalu bukanlah hal yang nyata. Sebuah 
pepatah bijak dengan jelas mengatakan bahwa hari kemarin telah 
berakhir tadi malam (yesterday ended last night). Entah kita sukses 
maupun gagal, itu sudah berakhir tadi malam. Masa lalu adalah sebuah 
sejarah! 

Jack Hayford pernah mengatakan the past is a dead issue, and we 
can't gain any momentum moving toward tomorrow if we are dragging 
the past behind us. Ya, masa lalu adalah barang mati dan kita tidak 
mungkin meraih momentum untuk menuju hari esok kalau kita senantiasa 
menyeret-nyeret masa lalu di belakang kita. Sayangnya, tidak sedikit 
orang yang masih saja senang (meski tanpa mereka sadari) menyeret-
nyeret masa lalu ke mana pun mereka pergi. Mereka ibarat peserta 
lomba marathon yang berlari dengan kaki terbelenggu rantai dan bola 
besi atau batu besar. 

Itulah sebabnya kita perlu bersikap bijak terhadap masa lalu yang 
kelabu. Willie Jolley pernah mengingatkan kalau memahami masa lalu 
itu penting supaya kita tidak mengulang kesalahan yang 
sama. "Jadikanlah masa lalu sebagai tempat bercermin bukan tempat 
tinggal Anda. Ada alasan kenapa kaca depan mobil selalu lebih besar 
sedangkan kaca spion lebih kecil. Anda diharap sesekali melihat ke 
belakang namun tidak terus-menerus melakukan hal itu!" katanya. 
Ada juga orang bernama James Long yang mengingatkan bahwa salah satu 
alasan mengapa Tuhan menciptakan waktu adalah agar ada tempat bagi 
kita untuk mengubur kesalahan masa silam. "One reason God created 
time was so that there would be a place to bury failure of the 
past," kata James. Ingatlah selalu bahwa kehidupan terbagi atas tiga 
waktu yakni masa lalu, saat ini dan masa depan. Akan sangat 
bijaksana jika kita belajar melupakan masa lalu, mengerjakan hal 
yang terbaik yang mampu kita kerjakan saat ini demi menggapai masa 
depan yang lebih baik. Sekelam apa masa lalu kita, masa depan kita 
seperti kertas putih yang masih sangat bersih. 

Masa lalu tidak sama dengan masa depan! Barangkali kita bisa 
mempelajari hal ini dari kehidupan seorang pemuda miskin yang 
bercita-cita menjadi bintang film. Menurut pengakuannya, ia sempat 
ditolak sekitar 1.500 kali sebelum dikontrak menjadi bintang film. 
Setiap kali ditolak, pemuda ini berkata pada dirinya, "Masa lalu 
tidak sama dengan masa depan. Hari ini tidak diterima, tidak berarti 
akan ditolak selamanya," kata pemuda tersebut. Tahukah Anda siapa 
pemuda ini? Dia bernama Sylvester Stallone! Ia berhasil karena tidak 
bersedia dikalahkan oleh kagagalan masa lalunya. 

Lalu, bagaimana caranya agar kita bisa lepas dari belenggu luka, 
tragedi ataupun beban dari masa lalu? Pengalaman saya mengatakan 
belajarlah untuk mengakui, memahami, memaafkan dan melupakannya. 
Barangkali salah satu hal tersulit adalah belajar untuk memaafkan 
orang yang bersalah kepada kita dan juga memaafkan diri sendiri. Ada 
orang tertentu yang senang menuliskan pengalaman pahitnya itu dalam 
sebuah buku dan kemudian membakarnya. Ada juga yang menceritakannya 
kepada sahabat yang bisa dipercaya memegang rahasia atau menemui 
seorang konselor untuk memperoleh bimbingan serta penyembuhan. 
Bagaimanapun kedukaan jika dibagi akan berkurang bebannya. 
Barangkali cara-cara ini bisa Anda gunakan juga sehingga Anda bisa 
memerdekakan diri dari penjajahan masa lalu. Yang tidak kalah 
pentingnya adalah berdoa memohon bantuan Tuhan. Sangat baik jika 
Anda bersikap jujur dan menceritakan semua perasaan dan luka batin 
itu kepada-Nya. Tuhan pasti menolong! 

Perkenankanlah saya mengakhir jumpa kita kali ini dengan nasihat 
dari guru kepemimpinan Dr. John C. Maxwell: though you cannot go 
back and make a brand new start, my friend. Anyone can start from 
now and make a brand new end. Meski Anda tidak bisa kembali dan 
membuat awal yang baru, sahabatku. Siapapun bisa memulainya saat ini 
dan membuat akhir yang baru. Selamat tinggal masa lalu! *** 

Dunia Psikologi (3)

BELAJAR DARI KEGAGALAN


Membangun Budaya Positif

"A great civilization is not conquered from without until it has
destroyed itself from within. - Sebuah bangsa yang agung tidak dapat
terkalahkan kecuali diakibatkan budaya-budaya di dalam masyarakat
itu sendiri."
~ Will Durant

Budaya adalah sesuatu yang mempengaruhi pola kehidupan sekaligus
dipengaruhi dinamika masyarakatnya. Sehingga perubahan budaya itu
sendiri bersifat statis atau tak dapat kita elakkan. Salah satu
contohnya adalah budaya Republik Rakyat Tiongkok yang sudah ikut
mewarnai kehidupan dan budaya bangsa Indonesia.

Hal itu dikemukakan oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, pada
acara Malam Peringatan 50 Tahun Kerjasama Kebudayaan RI dan RRT.
Kebetulan saya menjadi salah seorang tamu undangan pada acara yang
diselenggarakan pada tanggal 28 Februari 2007 lalu. Dalam kesempatan
tersebut, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan bahwa selama
ini telah terjalin komunikasi lintas etnis antara bangsa Indonesia
dan Tionghoa dan sudah mempengaruhi budaya bangsa Indonesia.

Dalam acara pertunjukan budaya yang dimeriahkan oleh artis-artis RRT
dan Indonesia serta dihadiri sejumlah pejabat negara dan sekitar
5.000 orang itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan tegas
menyatakan bahwa masyarakat Indonesia sudah terbuka dan mampu
menyesuaikan diri lewat komunikasi budaya. Pemerintah RI pun
mendukung perubahan tersebut, salah satunya adalah menetapkan Hari
Raya Imlek sebagai hari libur nasional.

Berbicara tentang ragam budaya yang dinamis dan saling mempengaruhi,
sesungguhnya yang terpenting bagi kita adalah mengambil nilai
positif dari pengaruh budaya yang ada, terutama di tengah gencarnya
pengaruh gaya hidup modern di era globalisasi ini. Sebagaimana
seorang ahli sejarah, yaitu Will Durant, menyebutkan bahwa sebuah
bangsa yang agung sekalipun dapat hancur akibat budaya bangsa itu
sendiri. Sehingga kita harus pandai menyeleksi apakah budaya yang
masuk itu menjadikan kita lebih maju ataukah tidak.

Salah satu faktor yang harus kita perhatikan apakah nilai-nilai
budaya tersebut membuat kita mampu bersikap saling menghargai?
Karena budaya sikap yang membeda-bedakan berdasarkan status,
jabatan, pendidikan dan lain sebagainya menjadikan kita sulit
mencapai kemajuan. "The way you give your name to others is a
measure of how much you like and respect yourself. - Cara Anda
menghargai orang lain merupakan tolok ukur seberapa besar cinta dan
penghargaan Anda terhadap diri sendiri," kata Brian Tracy. Sikap
saling menghargai memungkinkan kita dapat mengesampingkan perbedaan
dan sama-sama aktif mengembangkan diri, berkreasi, berinovasi dan
mencapai kemandirian.

Selain itu kita dapat melihat kemajuan pesat yang dicapai bangsa
Jepang dalam waktu relatif singkat. Salah satu faktor yang
menstimulasi kemajuan tersebut adalah kerja keras bangsa Jepang
sendiri. Sedangkan mekanisme di negara tersebut bersifat mendukung
dan menghargai kerja keras seseorang. Kita pun kemungkinan besar
dapat mencapai kemajuan dalam kurun waktu yang cukup cepat jika kita
berusaha menyerap dan menerapkan budaya sikap aktif dan kerja keras
seperti yang dilakukan oleh bangsa Jepang.

Salah satu budaya positif lain yang mesti kita miliki adalah
kesederhanaan, meskipun mungkin kita dapat hidup serba mewah dan
modern. Hidup sederhana bukan berarti tidak memanfaatkan segala
fasilitas yang memungkinkan kita lebih maju dalam waktu cukup cepat,
melainkan hidup hemat, tidak boros atau berlebih-lebihan. Kata Henry
David Thoreau, "A man is rich in proportion to the things he can
afford to let alone. - Seseorang yang mampu hidup sederhana, maka ia
tidak akan pernah merasa kekurangan."

Selain itu kita juga harus memperhatikan apakah budaya yang akan
kita ikuti bermanfaat bagi kehidupan dan kemanusiaan? Budaya positif
haruslah menumbuhkan empati dalam kehidupan kita sehari-hari. Karena
dunia ini penuh dengan orang-orang yang malang. Bagi diri kita
sendiri membudayakan sikap yang penuh empati merupakan sumber
semangat untuk terus berupaya menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Budaya positif lainnya yang mesti kita serap dan terapkan dalam
kehidupan sehari-hari adalah budaya untuk menjadi subjek bukan
sekedar menjadi objek. Artinya, kita harus terbiasa bersikap aktif
dan kreatif menciptakan karya baru yang bernilai jual tinggi. Budaya
tersebut tentu saja memerlukan kesadaran untuk meningkatkan kualitas
sumber daya manusia, misalnya; senantiasa meningkatkan ilmu
pengetahuan dan keterampilan melalui kursus, seminar, belajar dari
buku dan orang-orang yang sudah berpengalaman dan lain sebagainya.

Sebenarnya masih sangat banyak budaya positif yang sangat bermanfaat
untuk membangun kehidupan kita agar menjadi bangsa yang lebih
sukses, kuat dan bermartabat. Terlebih di tengah derasnya
modernisasi informasi dan serba cepat, kita dapat dengan mudah
mengakses budaya-budaya positif dari berbagai macam etnis, suku,
atau bangsa lain di seluruh bagian dunia ini. Meskipun mungkin agak
sulit memulai, tetapi selama ada kemauan dan kita terus mencoba maka
budaya-budaya positif itu lambat laun akan benar-benar menjadi warna
kehidupan kita sehari-hari. Michael Jordan mengatakan, "I can accept
failure. But I can't accept not trying. - Saya dapat menerima
kegagalan. Tetapi saya tidak dapat menerima jika tidak mencobanya." 

Dunia Psikologi (2)

DEPRESI : PENGERTIAN, PENYEBAB, dan GEJALANYA
DEPRESI - adalah gangguan mental yang setiap orang berpeluang mengalaminya. Banyak dari kita kebingungan untuk membedakan antara depresi, stress dan kesedihan. Belum lagi membedakan beberapa jenis dari depresi, misalnya unipolar depression, biological depression, manic depression, seasonal affective disorder, dysthymia, dan lainnya. Ada begitu banyak istilah yang digunakan untuk menggambarkan tentang depresi. Sekarang saatnya kita mengetahui apa itu depresi, dengan tujuan memudahkahkan seseorang atau diri anda ketika mengalami depresi.

Ada beberapa definisi depresi menurut para ahli, mari kita simak :
Menurut Rice PL (1992), depresi adalah gangguan mood, kondisi emosional berkepanjangan yang mewarnai seluruh proses mental (berpikir, berperasaan dan berperilaku) seseorang. Pada umumnya mood yang secara dominan muncul adalah perasaan tidak berdaya dan kehilangan harapan.
Menurut Kusumanto (1981) depresi adalah suatu perasaan kesedihan yang psikopatologis, yang disertai perasaan sedih, kehilangan minat dan kegembiraan, berkurangnya energi yang menuju kepada meningkatnya keadaan mudah lelah yang sangat nyata sesudah bekerja sedikit saja, dan berkurangnya aktivitas. Depresi dapat merupakan suatu gejala, atau kumpulan gejala (sindroma).
Menurut Kartono (2002) depresi adalah kemuraman hati (kepedihan, kesenduan, keburaman perasaan) yang patologis sifatnya. Biasanya timbul oleh; rasa inferior, sakit hati yang dalam, penyalahan diri sendiri dan trauma psikis. Jika depresi itu psikotis sifatnya, maka ia disebut melankholi.
Berdasarkan beberapa pendapat diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa depresi adalah gangguan mood, kondisi emosional berkepanjangan yang mewarnai seluruh proses mental (berpikir, berperasaan dan berperilaku) seseorang, muncul perasaan tidak berdaya dan kehilangan harapan¸yang disertai perasaan sedih, kehilangan minat dan kegembiraan, berkurangnya energi yang menuju kepada meningkatnya keadaan mudah lelah yang sangat nyata dan berkurangnya aktivitas.

Beberapa ahli juga memberikan penjelasan mengenai penyebab depresi. Menurut Kaplan dalam Tarigan (2003) Faktor-faktor yang dihubungkan dengan penyebab dapat dibagi atas: faktor biologi, faktor genetik dan faktor psiko sosial. Dimana ketiga faktor tersebut juga dapat saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya
1. Faktor Biologi
Dalam penelitian biopsikologi, norepinefrin dan serotonin merupakan dua neurotransmitter yang paling berperan dalam patofisiologi gangguan mood. Beberapa peneliti juga menemukan bahwa gangguan mood melibatkan patologik dan sistem limbiks serta ganglia basalis dan hypothalamus.
2. Faktor Genetik
Data genetik menyatakan bahwa faktor yang signifikan dalam perkembangan gangguan mood adalah genetik. Pada penelitian anak kembar terhadap gangguan depresi berat, pada anak kembar monozigot adalah 50 %, sedangkan dizigot 10 – 25 %.
3. Faktor Psikososial
Mungkin faktor inilah yang banyak diteliti oleh ahli psikologi. Faktor psikososial yang memyebabkan terjadinya depresi antara lain;
  • Peristiwa kehidupan dan stress lingkungan : suatu pengamatan klinik menyatakan bahwa peristiwa atau kejadian dalam kehidupan yang penuh ketegangan sering mendahului episode gangguan mood.
  • Faktor kepribadian Premorbid : Tidak ada satu kepribadian atau bentuk kepribadian yang khusus sebagai predisposisi terhadap depresi. Semua orang dengan ciri kepribadian manapun dapat mengalami depresi, walaupun tipetipe kepribadian seperti oral dependen, obsesi kompulsif, histerik mempunyai risiko yang besar mengalami depresi dibandingkan dengan lainnya.
  • Faktor Psikoanalitik dan Psikodinamik : Freud menyatakan suatu hubungan antara kehilangan objek dan melankoli. Ia menyatakan bahwa kemarahan pasien depresi diarahkan kepada diri sendiri karena mengidentifikasikan terhadap objek yang hilang. Freud percaya bahwa introjeksi merupakan suatu cara ego untuk melepaskan diri terhadap objek yang hilang. depresi sebagai suatu efek yang dapat melakukan sesuatu terhadap agresi yang diarahkan kedalam dirinya. Apabila pasien depresi menyadari bahwa mereka tidak hidup sesuai dengan yang dicita-citakannya, akan mengakibatkan mereka putus asa.
  • Ketidakberdayaan yang dipelajari: Didalam percobaan, dimana binatang secara berulang-ulang dihadapkan dengan kejutan listrik yang tidak dapat dihindarinya, binatang tersebut akhirnya menyerah dan tidak mencoba sama sekali untuk menghindari kejutan selanjutnya. Mereka belajar bahwa mereka tidak berdaya.
  • Teori Kognitif: Beck menunjukkan perhatian gangguan kognitif pada depresi Asikal H.S. dalam Tarigan (2003) Dia mengidentifikasikan 3 pola kognitif utama pada depresi yang disebut sebagai triad kognitif, yaitu : a) Pandangan negatif terhadap masa depan, b) Pandangan negatif terhadap diri sendiri, individu menganggap dirinya tak mampu, bodoh, pemalas, tidak berharga, c) Pandangan negatif terhadap pengalaman hidup. Meyer berpendapat bahwa depresi adalah reaksi seseorang terhadap pengalaman hidup.
Penyebab depresi adalah faktor biologi, faktor genetik dan faktor psiko sosial. Dimana ketiga faktor tersebut juga dapat saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya.

Individu yang terkena depresi pada umumnya menunjukkan gejala psikis, gejala fisik & sosial yang khas. Beberapa orang memperlihatkan gejala yang minim, beberapa orang lainnya lebih banyak. Tinggi rendahnya gejala bervariasi pada individu dan juga bervariasi dari waktu ke waktu. Berikut ini beberapa gejala dari depresi :
  • Terus menerus merasa sedih, cemas, atau suasana hati yang kosong
  • Perasaan putus asa dan pesimis.
  • Perasaan bersalah, tidak berdaya dan tidak berharga.
  • Kehilangan minat atau kesenangan dalam hobi dan kegiatan yang pernah dinikmati.
  • Penurunan energi dan mudah kelelahan.
  • Kesuultan berkonsentrasi, mengingat, atau membuat keputusan.
  • Insomnia, pagi hari terbangun, atau tidur berlebihan.
  • Nafsu makan berkurang bahkan sangat berlebihan. Penurunan berat badan bahkan penambahan berat badan secara drastis.
  • Selalu berpikir kematian atau bunuh diri, percobaan bunuh diri
  • Gelisah dan mudah tersinggung
  • Terus menerus mengalami gejala fisik yang tidak respon terhadap pengobatan, seperti sakit kepala, gangguan pencernaan, dan sakit kronis
Pada umumnya gejala depresi antara lain murung, sedih berkepanjangan, sensitif, mudah marah dan tersinggung, hilangnya rasa percaya diri, hilangnya konsentrasi dan menurunnya daya tahan.

Dunia Psikologi (1)

KECEMASAN : PENGERTIAN dan FAKTOR PENYEBABNYA

KECEMASAN - (Anxiety) sebetulnya merupakan reaksi normal terhadap situasi yang menekan. Namun dalam beberapa kasus, menjadi berlebihan dan dapat menyebabkan seseorang ketakutan yang tidak rasional terhadap sesuatu hal. Kecemasan berbeda denganphobia (fobia), karena tidak spesifik untuk situasi tertentu. Kecemasan dapat menyerang siapa saja, setiap saat, dengan atau tanpa alasan apapun.
Banyak pengertian/definisi yang dirumuskan oleh para ahli dalam merumuskan pengertian tentang kecemasan. Beberapa ahli yang mencoba untuk mengemukakan definisi kecemasan, antara lain :
  • Maramis (1995) menyatakan bahwa kecemasan adalah suatu ketegangan, rasa tidak aman, kekhawatiran, yang timbul karena dirasakan akan mengalami kejadian yang tidak menyenangkan.
  • Lazarus (1991) menyatakan bahwa kecemasan adalah reaksi individu terhadap hal yang akan dihadapi. Kecemasan merupakan suatu perasaan yang menyakitkan, seperti kegelisahan, kebingungan, dan sebagainya, yang berhubungan dengan aspek subyektif emosi. Kecemasan merupakan gejala yang biasa pada saat ini, karena itu disepanjang perjalanan hidup manusia, mulai lahir sampai menjelang kematian, rasa cemas sering kali ada.
  • Saranson dan Spielberger (dalam Darmawanti 1998) menyatakan bahwa kecemasan merupakan reaksi terhadap suatu pengalaman yang bagi individu dirasakan sebagai ancaman. Rasa cemas adalah perasaan tidak menentu, panik, takut, tanpa mengetahui apa yang ditakutkan dan tidak dapat menghilangkan perasaan gelisah dan rasa cemas tersebut.
  • Tjakrawerdaya (1987) mengemukakan bahwa kecemasan atau anxietas adalah efek atau perasaan yang tidak menyenangkan berupa ketegangan, rasa tidak aman dan ketakutan yang timbul karena dirasakan akan terjadi sesuatu yang mengecewakan tetapi sumbernya sebagian besar tidak disadari oleh yang bersangkutan.
Lebih lanjut, menurut Suryabrata (1986) apabila kecemasan timbul, maka akan mendorong orang untuk melakukan suatu usaha untuk mengurangi kecemasan itu atau mencegah impuls-impuls yang berbahaya.

Penyebab terjadinya kecemasan sukar untuk diperkiraan dengan tepat. Hal ini disebabkan oleh adanya sifat subyekif dari kecemasan, yaitu : Bahwa kejadian yang sama belum tentu dirasakan sama pula oleh setiap orang. Dengan kata lain suatu rangsangan atau kejadian dengan kualitas den kuantitas yang sama dapat diinterprestasikan secara berbeda antara individu yang satu dengan yang lainnya.
Teori kognitif menyatakan bahwa reaksi kecemasan timbul karena kesalahan mental. Kesalahan mental ini karena kesalahan menginterpetasikan suatu situasi yang bagi individu merupakan sesuatu yang mengancam. Melalui teori belajar sosial kognitif, Bandura menyatakan bahwa takut dan kecemasan di hasilkan dari harapan diri yang negatif karena mereka percaya bahwa mereka tidak dapat mengatasi dari situasi yang secara potensial mengancam bagi mereka.
Sedangkan berdasarkan sumber timbulnya kecemasan, Freud (Dalam Calvin S. Hall, 1993) membedakan kecemasan menjadi 3 macam, yaitu : a. Kecemasan Neurotik (Neurotic Anxiety), yaitu kecemasan yang berhubungan erat dengan mekanisme pembelaan diri, dan juga disebabkan oleh perasaan bersalah atau berdosa, konflik-konflik emosional yang serius, frustasi, serta ketegangan-ketegangan batin; b. Kecemasan Moral (Anxiety of moral conscience/super ego), yaitu rasa takut akan suara hati, di masa lampau pribadi pernah melanggar norma moral dan bisa di hukum lagi, misalnya takut untuk melakukan perbuatan yang melanggar ajaran agama; c. Kecemasan Realistik (Realistic Anxiety), yaitu rasa takut akan bahaya-bahaya nyata di dunia luar, misalnya takut pada ular berbisa.
Menurut Miramis (1985), kecemasan akan timbul bilamana individu tidak mampu menghadapi suatu keadaan stress, dimana stress dapat mengancam perasaan, kemampuan hidupnya. Sumber-sumber kecemasan adalah frustasi, konflik, tekanan, dan krisis. Frustasi akan timbul bila adanya hambatan atau halangan antara individu dengan tujuan dan maksudnya. Konfliknya terjadi bilamana individu tidak dapat memilih antara dua atau lebih kebutuhan atau tujuannya. Tekanan bierkan kecil tetapi bila bertumpuk-tumpuk dapat menjadi stress. Dan krisis adalah suatu keadaan yang mendadak yang menimpa individu dan dapat menimbulkan kecemasan yang hebat.
Secara sederhana kecemasan dapat disebabkan karena individu mempunyai rasa takut yang tidak realistis, karena mereka keliru dalam menilai suatu bahaya yang dihubungkan dengan situasi tertentu, atau cenderung menaksir secara berlebihan suatu peristiwa yang membahayakan. Kecemasan juga dapat di sebabkan karena penilaian diri yang salah, dimana individu merasa bahwa dirinya tidak mampu mengatasi apa yang terjadi atau apa yang dapat dilakukan untuk menolong diri sendiri.
Sedangkan berdasarkan sumber timbulnya kecemasan, Freud (Dalam Calvin S. Hall, 1993) membedakan kecemasan menjadi 3 macam, yaitu : a. Kecemasan Neurotik (Neurotic Anxiety), yaitu kecemasan yang berhubungan erat dengan mekanisme pembelaan diri, dan juga disebabkan oleh perasaan bersalah atau berdosa, konflik-konflik emosional yang serius, frustasi, serta ketegangan-ketegangan batin; b. Kecemasan Moral (Anxiety of moral conscience/super ego), yaitu rasa takut akan suara hati, di masa lampau pribadi pernah melanggar norma moral dan bisa di hukum lagi, misalnya takut untuk melakukan perbuatan yang melanggar ajaran agama; c. Kecemasan Realistik (Realistic Anxiety), yaitu rasa takut akan bahaya-bahaya nyata di dunia luar, misalnya takut pada ular berbisa.
Secara umum Kecemasan merupakan suatu keadaan yang normal pada setiap individu, namun jika tidak dihadapi secara tepat maka akan menimbulkan gangguan psikologis yang lebih jauh. Pada artikel berikutnya dunia psikologi akan menghadirkan gejala-gejala, tips mengatasi dan treatment terhadap kecemasan (anxiety).

ARTIKEL ku: Fakta Menarik Tentang Paris Yang Harus Anda Baca

ARTIKEL ku: Fakta Menarik Tentang Paris Yang Harus Anda Baca: Menara Eiffel Kota lampu dan cinta tak tertandingi. Sungai Seine dan Loire, seni, kafe-kafe, sejarah gembira, landasan pacu fashion dan ...

Selasa, 25 Juni 2013

Kumpulan Materi Pramuka: CARA CARA MENAKSIR

Kumpulan Materi Pramuka: CARA CARA MENAKSIR: Menaksir itu adalah mengira-ngira. Oleh karena itu jika hasil penaksiran berbeda sedikit dengan kenyataan sebenarnya (dengan batas tertent...

Kumpulan Materi Pramuka: PERMAINAN PRAMUKA

Kumpulan Materi Pramuka: PERMAINAN PRAMUKA: 1.        REBUT DAN RAMPAS Peralatan             : Tongkat atau sapu lidi untuk tiap anak Jumlah pem...

Kumpulan Materi Pramuka: MAPPING / PEMETAAN

Kumpulan Materi Pramuka: MAPPING / PEMETAAN: Peta Pita (Ribbon Map) Cara membuat Laporan Peta Pita : Pada halaman pertama kertas laporan, cantumkan : 1.     Kepada siapa laporan ditu...

Kumpulan Materi Pramuka: KODE KEHORMATAN

Kumpulan Materi Pramuka: KODE KEHORMATAN: 1.        Kode Kehormatan Pramuka yang terdiri atas janji yang disebut satya dan ketentuan moral yang disebut   Darma adalah salah satu unsu...

Kumpulan Materi Pramuka: LAMBANG PRAMUKA

Kumpulan Materi Pramuka: LAMBANG PRAMUKA: Lambang Pramuka mempunyai beberapa arti kiasan diantaranya : Satu : Buah Nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal dan istilah cikal bakal...

Kumpulan Materi Pramuka: SALAM PRAMUKA

Kumpulan Materi Pramuka: SALAM PRAMUKA: Salam (Penghormatan) wajib dilakukan bagi semua anggota Pramuka. Salam adalah suatu perwujudan dari penghargaan seseorang kepada orang lain ...

Kumpulan Materi Pramuka: RIWAYAT BADEN POWELL

Kumpulan Materi Pramuka: RIWAYAT BADEN POWELL: Pencetus berdirinya Gerakan Pramuka sedunia adalah Lord Baden Powell. Beliau dilahirkan pada tanggal 22 Februari 1857 di London, Inggris. Na...

Kumpulan Materi Pramuka: SEJARAH KEPRAMUKAAN

Kumpulan Materi Pramuka: SEJARAH KEPRAMUKAAN: Gagasan Boden Powell yang cemerlang dan menarik itu akhirnya menyebar ke berbagai negara termasuk Netherland atau Belanda dengan nama Padvin...

Kumpulan Materi Pramuka: SEJARAH PRAMUKA DUNIA

Kumpulan Materi Pramuka: SEJARAH PRAMUKA DUNIA: Awal tahun 1908 Baden Powell menulis pengalamannya untuk acara latihan kepramukaan yang dirintisnya. Kumpulan tulisannya ini dibuat buku den...

Kumpulan Materi Pramuka: PRAMUKA PENEGAK

Kumpulan Materi Pramuka: PRAMUKA PENEGAK: Penegak adalah sebuah golongan setelah pramuka penggalang. Anggota pramuka Penegak berusia dari 16-19 tahun. Disebut Pramuka Penegak kare...

Senin, 24 Juni 2013

TANPAMU

tanpamu...
mawar tak punya tangkai
mentari hilang pijar
jalan tak tampak ujung
hari tanpa pagi

tanpamu...
burung tak punya kicau
rembulan hilang syahdu
kabut tak tampak pudar
rumput tanpa rembulan

(艾南·)Ainun Qurrota Ayun(艾南·): Fakta Menarik Tentang Pendidikan di Korea

(艾南·)Ainun Qurrota Ayun(艾南·): Fakta Menarik Tentang Pendidikan di Korea: Berikut adalah beberapa fakta tentang dunia pendidikan di Korea Sekarang di Korea tidak ada ujian penentuan kelulusan untuk pelajar. Di ...

artikel remaja masa kini: Pergaulan Bebas Kalangan Remaja, WASPADA!

artikel remaja masa kini: Pergaulan Bebas Kalangan Remaja, WASPADA!: Masa remaja adalah masa yang paling berseri. Di masa remaja itu juga proses pencarian jati diri. Dan, disanalah para remaja banyak yang t...