Kamis, 24 Oktober 2013

3 kata yang sebaiknya tidak kita ucapkan

Ada 3 kata yang sering kita ucapkan dan sebaiknya jangan diucapkan :
1. SAYA TIDAK BISA (I Can't)
Ketika Anda berkata "Saya tidak bisa", maka pintu pikiran Anda tertutup untuk mencari jalan dan mencoba. Sebaliknya jika Anda berkata "Saya bisa" ini masih membuat otak Kita bekerja mencari jalan.

2. TIDAK MUNGKIN (Impossible)
Orang-orang yang sering berkata "tidak mungkin" akan menutup berbagai pintu keajaiban,dengan sikap seperti ini mereka akan sulit meraih sesuatu yang hebat, karena hampir segala sesuatu yang Kita nikmati hari ini adalah sesuatu yang mustahil di hari kemarin, selalu ada jalan setiap hari, bagi Orang yang percaya.

3. SAYA SUDAH TAHU. (I Know)
Setiap kali Anda mengucapkan bahwa "Saya sudah tahu", sebenarnya Anda sedang menutup pintu pembelajaran. Sehingga Kita tidak lagi berusaha untuk mempelajari hal-hal baru, padahal dalam kehidupan selalu ada hal baru yang dapat kita pelajari.
Itulah 3 kata yang sebaiknya jangan kita ucapkan
semoga bermanfaat

Sumber :  http://daiul11.heck.in

Selasa, 15 Oktober 2013

KEUNIKAN PERASAAN MANUSIA
Suara sunyi malam mulai datang suara angin mengalun berhembus, lampu seperti semakin temaram walau sebenarnya tidak meredup. Hanya saja Nina sudah merasa sangat terkantuk, kelopak matanya ingin mengatup, dan matanya tak kuasa menahan beban kelelahannya. Terkadang kantuk itu menguat membuatnya hanyut sebentar namun tidak lama ia tersadar dan meneruskan kegiatannya. Sudah tiga jam dia mengerjakan tugas rumahnya, tugas Fisika. Mata pelajaran paling tajam dari pada matematika, dengan rumus-rumus rumit berselang-seling. Ditambah dengan guru pengajarnya yang galak dan tegas pada setiap murid yang tidak mengerjakan tugasnya, ia akan memberikan hukuman seperti dikeluarkan selama pelajaran atau mengerjakan soal di papan tulis sampai bisa dan dilarang melihat rumus.
Pelajaran SMA paling menyeramkan pikirnya dalam hati, Nina lalu membalikkan referensi buku yang ia pinjam dari perpustakaan tadi siang. Sebenarnya ia jarang meminjam buku disana hanya saja ada sebuah alasan. Seseorang yang ia suka, Hafid terlihat olehnya memasuki perpustakaan saat ia dan Putri baru saja membeli jajanan di kantin. Terpikir olehnya bahwa ia ingin menyapa walau hanya sebentar mungkin bisa mengobati hatinya yang rindu melihat wajahnya, ia mengajak putri memasuki perpustakaan dan menulis daftar hadir pengunjung. Putri berjalan mendahuluinya sedangkan ia mencari dimana Hafid berada, ia menyusuri jajaran buku, tangannya menyentuh deretan buku tapi matanya berkeliaran mencari Hafid. Nina bahkan melupakan sahabatnya yang sedang sibuk duduk di bangku memilih-milih buku untuk dibacanya.
Akhirnya terlihat olehnya seseorang, ia hapal betul postur tubuhnya, tercium olehnya buku-buku usang yang sudah berwarna kuning dimakan waktu. Dilihat olehnya Hafid sedang berbungkuk mencari buku-buku dalam sebuah kardus-kardus yang tersusun, sepertinya buku-buku dalam kardus itu sudah akan dibuang karena sudah uzur. Terdengar olehnya suara kardus yang tersetuh lengan Hafid dan suara buku yang disimpannya kembali kedalam.
“Sedang apa kak?” Nina yang tepat di belakangnya siap memperlihatkan senyum termanisnya.
“Oh.. Nina, ini lagi nyari buku. Kata Bapak perpus buku yang kakak cari ada disini. Di tumpukan buku usang.” Hafid berdiri dan memegang buku di tangannya, buku itu terlihat usang dengan robekkan dan coretan tak berarti di covernya.
“Sedang cari buku?” Hafid bertanya membuat Nina terkejut harus menjawab apa.
“e..e.. ia lagi nyari novel Kak,”
“suka novel ya? Pernah baca karya NH.Dini?”
Nina menggeleng.
“Coba baca deh, novelnya sederhana tapi menurut Kakak berkesan” Nina mengangguk, lalu Hafid pergi setelah sebelumnya meminta izin pada Nina.
Walau hanya sekejap pertemuan tadi siang dengan Hafid, ia sudah sangat senang. Entah perasaan apa itu? ia sedang jatuh cinta. Cinta yang entah keberapa kalinya ia sekarang sedang menjomblo, namun kali ini berbeda Nina menutup diri dan memendamnya. Tidak ada yang tahu bahwa ia mencintai seorang ketua OSIS, bukan karena ia malu. Namun ia hanya ingin membuat Hafid terkesan dan akhirnya jatuh cinta padanya. Cintanya kali ini berbeda, sungguh hanya ia yang tahu. Namun cinta ini memiliki kesamaan dengan cinta sebelumnya, ia tidak bisa tidur kerena memikirkannya, ia selalu melamun memikirkannya dan bahkan akhir-akhir ini ia menjadi rajin akibat motif cintanya kepada Hafid, itu pengaruh jatuh cinta yang bagus. Terang saja Nina merasa sangat bergairah saat belajar akhir-akhir ini, ia merasa malu jika ia mendapatkan nilai jelek. Hatinya selalu mengira-ngira bagaimana kalau Hafid tau bahwa dirinya payah dalam hal prestasi di kelas, saat itulah timbul semangat dalam dirinya.
Hafid adalah seorang laki-laki yang sopan dan terlihat cerdas apalagi saat ia berbicara, tidak salah dia terpilih menjadi ketua OSIS. Ia seorang lelaki yang mudah bergaul dan tidak pilih-pilih dalam berteman. Perawakannya tinggi dan kurus, dengan senyum yang selalu mewarnai wajahnya.
Jam dinding tua di ruangan tengah berbunyi dua belas kali, namun matanya kini sudah bisa beradaptasi dengan suasana ditambah secangkir moccacino yang ia buat sendiri. Namun ia sadar ia harus tidur. Nina mampu terjaga setelah dalam hatinya teringat Hafid, ‘mungkin ia juga sedang belajar’ pikirnya. Tugas Fisika itu sudah hampir selesai, ia sibuk menghapus, menulis, mengotret dengan banyak sisa-sisa kotoran penghapus yang sudah menyebar di buku catatannya. Ia menulis jawaban terakhirnya, merapihkan peralatan tulis dan buku catatannya lalu memasukannya ke tas. Nina mengambil cangkir Moccacino-nya dan meneguk minuman Mocca terakhirnya, ia beranjak menuju kamar mandi dan menggosok giginya. Lalu pergi ke tempat tidur mengistirahatkan diri sambil mengucap doa.
Pagi terasa lain hari ini, entah apa yang akan terjadi. Sesuatu seperti mengganggu hatinya namun apakah itu? ia bertanya-tanya dalam hati. Nina berusaha menghilangkan perasaan itu dan cepat menyibukkan dirinya dengan berangkat ke sekolah. Pagi itu cerah, matahari bahkan menerangi bumi sangat awal, kehangatannya menemani angin pagi yang masih berhembus. Nina berjalan menyusuri jalan gang, baru saja ia turun dari angkot hijau. Biasanya ia melewati gang untuk sampai ke sekolah walau ada jalan lain yaitu jalan raya utama, kau tahu juga alasannya karena Hafid. Ia selalu melewati gang ini. Beberapa kali Nina beruntung bisa berjalan bersama atau bahkan hanya saling sapa, ada kepuasan tersendiri dalam hatinya. Namun pagi ini berbeda, Hafid tidak tampak melewati gang.
Sesampainya di kelas ia duduk di depan, sahabat dan sekaligus teman sebangkunya sudah terlihat dengan beberapa alat tulis dan catatan di mejanya. Suasana kelas sudah tampak gaduh, Nina baru sadar karena hari ini ada tugas Fisika. Biasanya ia juga sama dengan teman-teman yang lain, mondar-mandir sebelum jam masuk mencari teman yang sudah menyelesaikan tugas lalu menyontek jawaban teman yang baik dan malang. Namun kali ini ia tidak melakukannya, ia sudah berusaha keras sampai tengah malam untuk mengerjakannya.
“Tugas Fisikanya sudah selesai?” Putri bertanya dengan wajah sayu seperti kelelahan.
“Sudah, aku berusaha keras tadi malam” Nina menunjukkan senyum bangganya.
“Aku sudah berusaha mengerjakan, tapi tidak ketemu hasilnya” Putri menghapus catatan yang ditulisnya mungkin jawabannya belum tepat. Nina termenung tidak biasanya Putri kali ini kesulitan mengerjakan tugas pikirnya.
“Sini aku bantu” Nina mendekatkan diri ke arah putri duduk, agar bisa menjangkau catatan dan alat-alat tulis. Sampai bel masuk berbunyi, suasana menjadi sunyi. Murid-murid terlihat rapi dan sikap taat yang dibuat-buat karena terihat dari jendela Ibu Mira pengajar Fisika berjalan menuju kelas.
Dentam bel berbunyi, menyuarakan sebuah nada bel yang khas tanda waktu istirahat para murid. Siswa-siswi disibukkan dengan kesibukkan masing-masing, makan, mengobrol, membaca, mengerjakan tugas dan lain-lain. Nina dan putri berjalan menuju kantin, mereka berencana membeli beberapa gorengan Bu Entin yang juga istri penjaga sekolah. Itulah kebiasaan mereka selalu bersama-sama kemanapun, seperti tidak pernah terpisahkan. Sejak kelas satu mereka selalu bersama, bahkan sampai sekarang mereka kelas dua selalu saja duduk sebangku. Nina sudah menganggap Putri seperti saudaranya sendiri, dimana ada Nina pasti disana ada Putri, jika tidak mungkin mereka sedang bertengkar itulah yang dikatakan teman-teman mereka. Putri lebih dari sahabat baginya, selalu menemani disaat suka dan duka, bersedia mendengarkan cerita-ceritanya tentang keluarga ataupun tentang pacar-pacarnya. Putri adalah perempuan yang menarik menurut Nina, ia tertutup dalam mesalah cinta ia bahkan tidak percaya dengan pengakuan Putri bahwa ia belum memiliki pacar sampai sekarang. Wajahnya cukup cantik dengan tubuh mungil, rambut panjangnya terlihat sering di ikatnya katanya agar tidak menganggu saat sedang belajar. Putri orangnya susah untuk ditebak, ia pendiam tapi bersikap tegas dalam mengambil keputusan, Putri juga terlihat sering membela dirinya dan membantunya dalam mengerjakan tugas yang dianggapnya sulit.
Mereka duduk di depan Perpustakaan sambil memakan jajanan gorengan, Nina dan Putri saling berpandangan dan mengobrol kadang tiba-tiba mereka tertawa bersama mengingat pelajaran fisika tadi, ada kejadian menarik. Bu Mira tiba-tiba mengatakan akan mengadakan ulangan, tadi. Sontak siswa-siswi protes dan tidak setuju dengan keputusan Guru Fisika itu. Namun bukan Bu Mira namanya kalau tidak menuai kontroversinya dalam hal mengajar yang terbilang ekstrem, Ibu bilang ‘Ibu sudah pernah berkata pada kalian, untuk belajar bukan karena hanya ada perkerjaan rumah saja, tapi setiap hari karena saya akan selalu mengadakan ulangan secara mendadak’. Dengan terpaksa siswa-siswi yang terlihat pasrah mengeluarkan kertas selembar yang di perintahkan Bu berparas cantik namun terlihat sangar jika marah, sementara Bu Mira sudah menulis soal-soalnya di papan tulis. Tiba-tiba terdengar suara ketuk pintu, ternyata seorang guru piket yang menyampaikan ada rapat di ruangan guru, semua guru harus hadir saat itu juga. Bu Mira berhenti menulis soal di papan tulis, ia lansung mengambil alih pembicaraan dan berkata bahwa ulangan diundur disaat siswa-siswi sudah berteriak riuh karena lega untuk sementara mereka selamat. Bu Mira lalu pergi membawa tas dan peralatannya yang menandakan bahwa rapat akan menghabiskan semua jam pelajarannya di kelas 8C.
Di tengah obrolan yang masih mengarah pada pelajaran Fisika, Hafid dan seorang temannya melintas di hadapan Nina. Hafid dan temannya melihat dan menyapa ke arah Nina, Nina langsung semangat menyapa Ketua OSIS pujaannya. Sementara Putri terlihat malu-malu saat Hafid lewat, ia menunjukkan sikap tidak seperti biasa. Nina bertanya-tanya melihat sikap sahabatnya itu, ‘apa mungkin Putri juga menyimpan rasa pada Hafid?’ namun pikiran itu ditangkisnya, sahabatnya itu terlalu pemalu untuk suka pada seseorang pikirnya. Nina juga yakin Putri mengerti bahwa ia menyukai Hafid walau Nina tidak pernah menceritakan perasaannya itu. Baginya mungkin perilakunya pada Hafid mungkin cukup untuk membuat Putri paham kalau ia menyimpan rasa padanya.
Bel tanda masuk berbunyi, Nina dan Putri berjalan menuju kelas mereka. Kelas sudah penuh sesak, teman-teman mereka riuh bercampur ribut seperti kebiasaan istirahat. Tiba-tiba Ketua kelas Nina berdiri di depan kelas, ia meninggikan suaranya bersiap mengeluarkan teriakannya untuk menghentikan kebisingan kelas.
“Mohon perhatiannya..” Kata Johar dengan nada bijaksana yang sepertinya ia buat sebulat mungkin. Seisi kelas langsung menghentikan kesibukkan mereka, suasana kelas menjadi hening. Mereka sudah siap menerima informasi yang akan disampaikan Sang ketua kelas.
“Hari ini, kalian di bubarkan. Karena ada kepentingan rapat para guru, tapi kalian harus tertib dan jangan ribut” Johar lalu melangkah maju menuju tasnya, sepertinya ia akan segera pulang. Teman-teman yang lain juga begitu, mereka senang karena dipulangkan lebih awal. Sebagian siswa sudah meninggalkan kelas sementara yang lain masih dalam kesibukkannya, mereka biasa berdiam dulu dalam kelas merapihkan pakaian seragam mereka atau berdadan terlebih dahulu sebelum pulang. Nina mengambil cermin dari tasnya, ia memperhatikan wajahnya barang kali ada kotoran menempel pada wajahnya. Sementara Putri hanya berdiam diri memperhatikan Nina dan menunggunya selesai sebelum akhirnya mereka pulang menuju gerbang sekolah.
Putri menggeser kursinya lebih dekat dengan posisi Nina yang masih asyik bercermin.
“Nin aku mau cerita, boleh?”
“Boleh” Nina mengangguk, lalu memberikan senyum ke arah putri.
“Tapi ini rahasia” Putri melirik-lirikan matanya ke arah teman-temannya yang masih cukup banyak dalam kelas namun tampak tidak terlalu memperhatikan mereka berdua. Nina lalu mengangguk meyakinkan sahabatnya agar mempercayainya menyimpan rahasia apapun padanya. Nina menduga-duga, kira-kira rahasia apakah yang akan Putri ceritakan padanya, baru kali ini Putri bermain rahasia-rahasiaan biasanya ia yang selalu seperti itu.
“ini tentang Hafid” jantung Nina terasa berhenti saat mendengar nama itu terucap dari mulut sahabatnya yang kalem itu. Nina menghentikan kegiatannya bercermin, kini ia tertarik dengan ucapan Putri.
“Dia nembak aku tadi malam” Nina terlihat kaget mendengarnya, terucap di bibirnya kekagetan itu seakan tidak percaya perkataan sahabatnya. Putri kini terlihat menunduk mungkin malu memperlihatkan wajahnya yang merah pada Nina. Ekspresi Nina jadi tidak karuan, ia berusaha mengatur napasnya, hatinya seperti sakit tertekan entah oleh apa. Ada beban di hatinya yang begitu perih terasa. Apa yang terucap dari mulut Putri sulit untuk ia cerna dalam pikirannya. ‘Hafid nembak Putri’ hatinya terasa amat perih mendalam, matanya mulai berkaca-kaca tapi ia berusaha agar Putri tidak memperhatikannya. Ia tahu Putri ingin mengabarkan kabar gembira ini padanya, Nina sudah pernah mendesaknya agar ia mempunyai pacar. Dan kini ada seseorang yang mengatakan cinta padanya, seharusnya sebagai sahabat ia harus ikut senang merasakan kebahagian sahabatnya. Walaupun orang yang dicintainya yang menembak sahabatnya, walau kenyataan ini memang perih ia harus siapa menerimanya. Ia mencoba menabahkan hatinya terlihat Putri masih menyembunyikan wajahnya menunduk lalu tersenyum-senyum tanda bahagia di hatinya.
“Lalu bagaimana jawaban kamu?” Nina akhirnya bisa berucap walau ada sesuatu yang berat meganjal dadanya.
“Aku ingin minta pendapatmu” Putri lalu memegang bahu Nina, Nina terlihat agak gemetar walau ia dengan susah payah berusaha tabah.
“Me.. menurutku ia baik, Ketua OSIS lagi, terima saja Put,” Nada bicara Nina mulai gemetar ia menahan air mata yang mulai berembun menyelimuti matanya, napasnya terasa mulai tidak beraturan, mengapa begitu sakit pikirnya.
“Baiklah, aku akan bilang malam ini jawabannya” Putri tersenyum terlihat sangat bahagia, baru kali ini Nina melihatnya begitu sangat bahagia, ia sadar bahwa sahabatnya itu sedang jatuh cinta.
“Put, aku duluan ya, soalnya ada perlu disuruh jemput adik” Nina beranjak dan mengambil tas selendangnya dengan tangan yang masih gemetar, rasa sakit di hatinya tidak dapat terbendung lagi. Matanya sudah berkaca-kaca dan seperti tidak dapat terbendung lagi oleh kelopak matanya, mana mungkin di tengah kebahagian sahabatnya ia berkata jujur tentang hatinya. Rasanya juga percuma untuk mengatakan itu, buktinya Hafid sebenaranya mencintai sahabatnya, Putri. Wajah Putri masi berseri-seri karena senang, ia mengangguk mengizinkan Nina untuk pulang duluan.
“Aku akan cerita besok ya Nin” Putri berteriak saat Nina akan segera melewati pintu, ia menoleh sebentar dan memberikan anggukan kepada sahabatnya itu.
Nina bingung harus kemana ia pergi, tidak mungkin baginya menangis sepanjang perjalanan pulang menggunakan angkot. Ia berjalan menuju toilet menggantung tas selendangnya dan mengambil sapu tangannya, ia menghapus air matanya walau terasa sia-sia, air mata yang sempat tertahan tadi mengalir deras, rasa perih itu makin nyata. Ia rasa lututnya lemas, beban di dadanya semakin berat saja, sebegitu besarnyakah rasa cintanya pada Hafid sehingga seperti ini rasanya. Nina sadar bahwa cintanya telah bertepuk sebelah tangan. Ia berusaha menghibur dirinya sendiri, bahwa dirinya patut senang karena kebahagian sahabatanya. Ia juga harus yakin bahwa Putri adalah yang terbaik bagi Hafid, ia cantik, baik dan pintar sementara dirinya terkenal di kelas sebagai anak yang sering mengganti-ganti pacarnya terlebih selama ini Nina belum menunjukkan prestasinya di kelas. Sedangkan Putri adalah seorang siswi pandai yang tidak pernah absen masuk lima besar di kelas. Nina menyadari kesalahan-kesalahannya ia terlalu banyak berbuat sewenang-wenang pada adik kelas, dan merasa paling senior. Ia merasa beruntung memiliki sahabat seperti Putri yang bisa membatasi pergaulannya walau terkadang ia sering mengabaikannya untuk berkumpul dengan anak-anak yang terkenal kerena kecantikannya dan exisnya di sekolah. ‘Putri adalah seorang yang terbaik untuk Hafid, seharusnya aku bahagia’ pikirnya. Ia menghapus air matanya yang mengering dengan tisu basah dari tasnya. Hatinya sudah membaik sekarang. Rasa perih itu mulai berkurang, hatinya mulai bisa menerima. Ia membasahi kedua matanya yang terlihat bengkak karena menangis, lalu mengusapnya dengan saputangan, ia lalu keluar dari toilet. Sebelumnya ia melihat-lihat barang kali ada orang yang akan melihatnya bila ia keluar. Tapi ternyata seisi sekolah sudah sepi, yang terdengar hanya suara kepala sekolah yang sedang memimpin rapat di ruang guru, Nina keluar dengan mata yang terlihat merah dan bengkak.
Ia berjalan menyusuri kelas di lorong menuju Perpustakaan, ia teringat lagi oleh Hafid lalu ia buang pikiran itu jauh-jauh. Ia masuk ke Perpustakaan untuk mengembalikan buku referensi Fisika yang ia pinjam kemarin saat ada Hafid, dan tentunnya sebelum kejadian ini.
Ia mengisi daftar pengunjung, Bapa penjaga Perpus yang rambutnya sudah dipenuhi uban itu memandangnya aneh karena Nina terlihat berantakan dengan mata seperti kemasukan air, bengkak. Untung Bapa Perpus tidak bertanya apa-apa, Nina lalu duduk di bangku Perpus. Ia memutuskan mengistirahatkan dirinya sebentar sebelum pulang. Teringat olehnya bahwa Putri akan bercerita tentang Hafid saat ia menjawab cintanya besok, ia harus siap dan melupakan Hafid. Ia juga sadar bahwa ia harus mengubah sifatnya mulai sekarang, ia bertekat untuk fokus belajar untuk membahagiakan kedua orang tuanya. Ia sadar bahwa selama ini banyak membuat orang tuanya sedih karena ia sering membuat ulah di sekolah, bertengkar dengan adik kelas ataupun karena nilainya yang kurang dari ketuntasan beberapa mata pelajaran. Di meja tempat ia duduk terlihat sebuah buku novel yang tergeletak tak jauh dari jangkauannya, ia lalu mengambilnya, di cover novel tersebut tertulis, ‘Padang ilalang di belakang rumah karya NH.Dini’.

Sumber :  http://artikelasli.blogspot.com

Kamis, 03 Oktober 2013

JARINGAN KOMPUTER (2)

Mengenal Jaringan Komputer

Jaringan komputer adalah kumpulan dua atau lebih komputer yang saling berhubungan untuk melakukan komunikasi data. Hubungan antara dua komputer atau lebih tersebut dapat terjadi melalui media kabel maupun nirkabel (tanpa kabel). Adapun data yang dikomunikasikan dapat berupa data teks, suara, gambar, atau video.

Sejarah jaringan komputer dimulai pada tahun 1940 di Amerika Serikat melalui proyek pengembangan komputer Model I di laboratorium Bell dan kelompok riset Harvard University yang dipimpin oleh Howard Aiken. Saat itu, proyek tersebut hanya bertujuan untuk memanfaatkan sebuah perangkat komputer sehingga dapat dipakai bersama. Pada tahun 1950, saat komputer mulai berkembang dan superkomputer lahir, muncullah kebutuhan akan sebuah komputer yang mampu melayani banyak terminal. Kemudian ditemukanlah konsep TSS (Time Sharing System) atau sistem antrian. Pada tahun 1969, terbentuklah jaringan komputer pertama yang disebut ARPANET.

Manfaat atau keuntungan dibangunnya jaringan komputer adalah:
a. komputer-komputer yang saling terhubung dapat melakukan sharing file maupun sharing folder, yaitu pemakaian file atau direktori secara bersama-sama
b. dngan adanya penyimpanan file terpusat (file server), file atau data yang ada di server dapat saling dibagi
c. memungkinkan pemakaian aplikasi secara bersama-sama oleh multiuser
d. memudahkan kita membackup data (membuat data cadangan)
e. memungkinkan kita untuk mendapatkan data terbaru/terkini secara cepat.

Ada dua cara untuk mengelompokkan jenis jaringan komputer, yaitu:
a. jaringan komputer berdasarkan area atau luas wilayah
b. jaringan komputer berdasarkan topologi (bentuk) jaringan
c. jaringan komputer berdasarkan media transmisi.
 

1. Jaringan Komputer Berdasarkan Area atau Luas Wilayah

Berdasarkan area atau luas wilayah, jaringan komputer dibedakan menjadi tiga, yaitu:
LAN (Local Area Network)
MAN (Metropolitan Area Network)
WAN (Wide Area Network)
LAN atau Local Area Network adalah jaringan komputer untuk area yang tidak begitu luas. Batasan ukuran luas LAN adalah satu gedung. Contoh LAN adalah jaringan yang terdapat di sekolah-sekolah yang menghubungkan komputer milik siswa, komputer milik guru dan komputer milik bagian administrasi.
Dalam LAN kita dapat workgroup atau kumpulan dari beberapa komputer atau user yang melakukan sharing resources atau berbagi sumber daya. Sebagai contoh, workgroup guru terdiri dari user guru1, guru2, guru3 dan seterusnya, sedangkan workgroup siswa terdiri dari user siswa1, siswa2 dan seterusnya. Penggunaan workgroup seperti ini akan memudahkan penanganan atau manajemen jaringan.

Manfaat penggunaan LAN adalah:
-  setiap user dapat melakukan pertukaran file (sharing file) secara mudah
-  setiap user dapat berbagi pakai printer (printer sharing)
-  setiap user dapat menyimpan data secara terpusat (file server)
-  setiap user dapat saling berkomunikasi menggunakan komputer.
 
MAN atau Metropolitan Area Network adalah jaringan komputer yang menghubungkan komputer-komputer dalam suatu kota. Contoh jaringan ini adalah jaringan antar beberapa sekolah dalam satu kota. Konsep MAN sama seperti LAN, yakni melakukan sharing resources atau berbagi pakai sumber daya, hanya saja lingkupnya lebih luas.
WAN atau Wide Area Network adalah jaringan komputer dengan cakupan geografis paling luas hingga menjangkau pulau lain, negara lain, benua lain, bahkan luar angkasa. WAN biasanya merupakan kumpulan dari sejumlah LAN dan MAN. Contoh penerapan WAN adalah jaringan yang dimiliki bank berskala nasional. Bank “A” yang berkantor pusat di Jakarta memiliki kantor cabang di Surabaya, Makasar, dan Denpasar. Bank “A” juga membuka cabang di luar negeri yakni di Singapura, Malaysia, dan Filipina. Di setiap cabang, bank tersebut memiliki kantor sendiri dengan sejumlah karyawan dan fasilitas lengkap termasuk ATM (Automatic Teller Machine). Untuk mendapatkan informasi akurat transaksi keuangan dari seluruh cabang, Bank “A” membuat jaringan komputer yang termasuk dalam kategori WAN.

Keuntungan penggunaan WAN adalah:
a.  komputer server untuk pusat data dapat dibuat terpusat di satu lokasi
b.  komunikasi antarkantor cabang dapat dilakukan menggunakan e-mail atau chatting  yang lebih murah biayanya dibanding komunikasi telepon
c.  dokumen dapat dikirim dalam bentuk surat elektronik sehingga mengurangi biaya dan kerumitan pengiriman dokumen melalui kantor pos.
 
 

2. Jaringan Komputer Berdasarkan Topologi Jaringan (Bentuk)

Ada beberapa topologi (bentuk) yang diterapkan pada jaringan komputer, yaitu:
a.  topologi bus atau linier
b.  topologi ring (cincin)
c.  topologi star (bintang)
d.  topologi tree (pohon)
e.  topologi mash (web)
Topologi bus banyak digunakan untuk jaringan yang ruang lingkupnya kecil. Jaringan  bertopologi bus biasanya menggunakan kabel koaksial berikut konektornya. Alur kerja jaringan bertopologi bus dapat dijelaskan sebagai berikut. Sebelum kartu jaringan mengirim data, ia akan terlebih dahulu melihat kepadatan trafik atau lalu lintas jaringan. Data akan dikirim dalam antrian jika kondisi trafik kosong. Hal itu dilakukan untuk menghindari terjadinya collision atau tabrakan data yang mengakibatkan data tidak sampai ke tujuan.

Topologi bus memiliki kelebihan, yaitu infrastrukturnya sederhana dan hemat kabel. Namun topologi bus juga memiliki kekurangan, yaitu:
a.  jika terjadi kerusakan pada salah satu komputer saja, seluruh semua jaringan akan mati
b.  membutuhkan terminator pada kedua ujung kabel utama
c.  jika terjadi kerusakan, sangat sulit menemukan titik kerusakan
d.  tidak dapat digunakan untuk jaringan skala besar.

 
Jaringan dengan topologi ring atau cincin menghubungkan beberapa komputer dimana ujung-ujung jaringan tersebut dipertemukan kembali sehingga membentuk lingkaran. Pada topologi ring, ada sebuah komputer yang berfungsi sebagai token atau kendaraan yang akan mengantarkan data. Token ini akan mengantarkan data melalui media transmisi hingga sampai tujuan. Dalam topologi ring kemunginkan terjadinya collision (tumbukan data) dapat dihilangka. Hanya saja biaya untuk membangun jaringan dengan topologi ini relatif lebih mahal. Selain itu, tingkat kesulitan untuk memelihara dan memperbaiki jaringan relatif tinggi.
Gambar 2.40. Topologi Ring.

Pada jaringan bertopologi star atau bintang, setiap komputer terkoneksi ke jaringan melewati sebuah hub atau konsentrator. Semua data akan melewati konsentrator tersebut sebelum dikirim ke tujuan. Fungsi hub atau konsentrator adalah mengatur dan mengendalikan keseluruhan fungsi jaringan. Selain itu hub juga berfungsi sebagai repeater atau penguat sinyal. Keuntungan menggunakan topologi star adalah:
a.  infrastrukturnya relatif mudah dibangun
b.  jika terjadi kerusakan pada salah satu titik jaringan, koneksi jaringan secara keseluruhan tidak terganggu
c.  kesalahan atau kerusakan yang terjadi mudah dideteksi.
Kekurangan topologi star adalah:
a.  pemakaian kabel relatif lebih banyak dibandingkan dengan topologi bus
b.  jika hub rusak maka seluruh jaringan yang terhubung melewati hub tersebut akan terganggu
c.  biaya pembangunnya relatif lebih mahal dibandingkan topologi bus.
Jaringan dengan topologi tree merupakan paduan jaringan bertopologi bus dan jaringan bertopologi star. Topologi ini memungkinkan pengembangan jaringan yang telah ada. Keuntungan topologi tree ini adalah:

a.  instalasi jaringan dari titik ke titik pada masing-masing segmen
b.  didukung oleh banyak hardware dan software. Akan tetapi, topologi tree juga memiliki kekurangan, yaitu:
a.  panjang segmen dibatasi oleh tipe kabel yang digunakan
b.  jika jaringan utama rusak, maka keseluruhan segmen ikut rusak
c.  sulit dikonfigurasi, termasuk sistem pengkabelannya.

Topologi mash atau web sering pula disebut topologi jaring. Dinamakan mash karena setiap komputer akan terhubung ke setiap komputer yang tersambung. Pada praktiknya, topologi ini jarang digunakan karena membutuhkan banyak sekali kabel dan sulitnya dikonfigurasi. Biasanya model ini hanya diterapkan pada WAN atau Internet (karena itu disebut topologi web). Keuntungan topologi mash ini adalah memungkinkan komunikasi data melalui banyak jalur sehingga jika salah satu jalur terputus, masih ada jalur lain yang dapat digunakan.

 

3. Jaringan Komputer Berdasarkan Media Transmisi (Media Penghatar)

Media transmisi adalah media penghantar data yang dapat berupa kabel atau gelombang elektromagnet. Secara fisik, ada tiga jenis media penghantar data, yaitu kabel, gelombang elektromagnetik (wireless) dan satelit.

Jenis kabel yang digunakan dalam jaringan komputer antara lain adalah: Kabel UTP merupakan jenis kabel yang paling banyak digunakan untuk membangun jaringan komputer. Kabel ini memiliki 4 bagian dan setiap bagian memiliki 2 serat. Spesifikasi kabel UTP antara lain memiliki jangkauan data maksimal 100 meter, dihubungkan dengan konektor RJ45, memiliki beberapa kategori, yaitu kategori 1, 2, 3, 4, dan 5.
a.  kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)
b.  kabel STP (Shielded Twisted Pair)
c.  kabel koaksial
d.  kabel fiber optic.
Kabel STP memiliki ciri-ciri fisik mirip dengan kabel UTP. Hanya saja kabel ini sangat sensitif terhadap sinyal radio dan listrik. Kabel STP sering digunakan pada topologi token ring.
 
Kabel koaksial adalah kabel yang memiliki satu konduktor tembaga di tengahnya. Lapisan plastik isolator terletak di antara konduktor dan lapisan pengaman serat besi. Lapisan serat besi tersebut membantu menutupi gangguan dari lampu listrik, kendaraan dan komputer. Kabel ini rentan terhadap gangguan sinyal-sinyal tertentu. Ada dua tipe kabel koaksial, yaitu tipe RG-58 yang mampu menjangkau jarak 200 meter dan tipe RG-8 yang mampu menjangkau jarak 500 meter.
 
Kabel fiber optic atau serat optik mempunyai kemampuan mentransmisikan sinyal melewati jarak yang paling jauh dengan kecepatan paling tinggi. Jangkauan kabel serat optik dapat mencapai 2000 meter.
 
 
 

Wireless

Jaringan wireless atau sering disebut WLAN (Wireless Local Area Network) adalah jaringan komputer yang menggunakan gelombang radio, sinar inframerah (IR) atau sinar laser sebagai medium. Karena tidak memerlukan kabel, jaringan wireless sangatlah praktis digunakan.

Sinar inframerah banyak digunakan untuk komunikasi tanpa kabel jarak dekat. Sistem yang menggunakan sinar inframerah mudah dibuat dan relatif murah harganya. Hanya saja, sinar inframerah memiliki keterbatasan karena tidak mampu menembus tembok atau benda gelap. Contoh paling sederhana penggunaan sinar inframerah adalah remote control televisi. Pada alat komunikasi, sinar inframerah juga digunakan sebagai media pertukaran antar telepon seluler.
Gelombang radio, frekuensi radio atau RF (radio frequency) dalam jaringan tanpa kabel yang lebih luas. Teknologi ini juga diterapkan pada siaran radio, televisi, telepon cordless/ wireless, dan Internet.
 
Gambar 2.47. Wireless LAN.

 

Satelit

Jaringan telekomunikasi menggunakan satelit sangat tepat untuk menjangkau wilayah-wilayah yang sulit dicapai oleh jaringan kabel maupun jaringan wireless konvensional. Selain itu, komunikasi satelit dapat dipilih untuk menjangkau area geografis yang lebih luas. Salah satu contoh jaringan telekomunikasi menggunakan satelit adalah VSAT. Komunikasi dengan VSAT terjamin keamanannya dan cepat. Sistem ini jauh lebih sulit disadap dibanding dengan komunikasi radio maupun komunikasi menggunakan kabel. Keuntungan pemakaian VSAT adalah:
-  kecepatan transfernya tinggi
-  jaringan akses langsung ke router ISP dengan keandalan mendekati 100%.

Sistem VSAT banyak diterapkan pada mesin-mesin ATM (Automatic Teller Machine), televisi berlangganan, dan telepon satelit.
 


 
Rangkuman

Teknologi informasi dan komunikasi adalah pengembangan teknologi dan aplikasi komputer maupun teknologi berbasis komunikasi untuk memproses, menyajikan, dan mengelola data serta informasi. Teknologi informasi dan komunikasi mencakup pembuatan perangkat keras (hardware) komputer dan komponen-komponennya, pengembangan perangkat lunak (software) komputer serta berbagai jasa yang berhubungan dengan komputer, dan pembuatan komponen dan jasa yang berkaitan dengan perlengkapan komunikasi.

Komputer merupakan alat utama dalam teknologi informasi dan komunikasi.
Menurut fungsinya, peralatan komputer dapat dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu:
-  alat input (masukan)
-  alat proses
-  alat storage (penyimpanan)
-  alat output (keluaran)
Dua atau lebih komputer dapat dihubungkan sehingga dapat saling berkomunikasi dan membentuk jaringan komputer.
Ada beberapa model jaringan komputer, yakni:
-  topologi bus
-  topologi star
-  topologi tree
-  topologi ring
-  topologi mash
Berdasarkan letaknya, jaringan komputer dibagi menjadi tiga, yaitu:
-  Local Area Network (LAN)
-  Metropolitan Area Network (MAN)
-  Wide Area Network (WAN)
Berdasarkan media transmisi atau media penghantarnya, jaringan komputer dibagi menjadi dua, yaitu:
-  jaringan kabel (wireline)
-  jaringan tanpa kabel (wireless)
 
 
Istilah Terkait Jaringan Komputer : pengertian jaringan, perangkat jaringan komputer, perangkat komputer, pengertian jaringan komputer, pengertian komputer, topologi jaringan, topologi, jaringan internet, komputer dan jaringan, topologi jaringan komputer, jaringan komputer lan, jaringan lan, i wireless, cricket, cricket wireless, hp, wireless printer, verizon wireless, verizon, wireless adapter, wireless tv, att, wireless router, att wireless, at&t wireless, at&t, wireless network, wireless internet

Read more: http://tik-bse.blogspot.com/2013/02/mengenal-jaringan-komputer.html#ixzz2gg2iB100
Sumber :  http://tik-bse.blogspot.com